
Suasana penuh semangat mewarnai pelaksanaan Jalur Paradise MTB (JPM) PRO RACE 2025 (25-26 Oktober 2025).
Ratusan pesepeda dari berbagai daerah saling beradu cepat dalam ajang bergengsi yang memperebutkan total hadiah Rp100 juta.
Acara dibuka oleh Capt. Daniel, pembina JPM, dengan pesan inspiratif yang membangkitkan semangat olahraga dan kebersamaan.
“Kami berterima kasih kepada Pertamina Patra Niaga, Paradise Serpong City, dan seluruh pihak yang sudah memberikan fasilitas dan tempat luar biasa ini. Dan kepada warga masyarakat di sekitar Paradise. Pak Lurah dan jajarannya. Pak Camat dan jajarannya. Seluruh RW, RT. Sekali lagi saya ingin ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya,” ujar Capt. Daniel saat memberikan sambutan di Opening Ceremony JPM PRO RACE 2025.
Event tahun ini menghadirkan hadiah total Rp 100 juta dan diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari bibit muda, atlet nasional, hingga peraih medali emas SEA Games dan Asian Games. Karena itu, ajang ini disebut “Pro Race”, menandakan tingkat kompetisi yang profesional namun tetap membuka ruang bagi generasi baru di dunia balap sepeda.
Lebih dari sekadar kompetisi, JPM PRO RACE juga membawa semangat keberlanjutan. Capt. Daniel menegaskan bahwa kegiatan bersepeda selaras dengan upaya menuju ‘zero emission’, yang sejalan dengan misi menjadikan lingkungan lebih sehat.
“Kita ingin membuat langit lebih sehat lagi. Dengan olahraga, bukan hanya tubuh dan jiwa yang sehat, tapi juga bumi kita,” ujarnya.
Trek Jalur Paradise MTB sendiri dikenal menantang. Lintasan ini menggabungkan medan off-road berbatu, turunan tajam, dan jalur hutan yang sejuk — menjadikannya lokasi ideal bagi para pembalap untuk mengasah kemampuan sekaligus menikmati trek di Paradise Serpong City.
Selain itu, dukungan dari Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) membuat JPM PRO RACE diakui sebagai salah satu event penting yang berpotensi melahirkan bibit-bibit atlet nasional yang bisa mengharumkan nama Indonesia di level dunia.
“Semoga JPM PRO RACE terus berjalan setiap tahunnya, melahirkan atlet-atlet yang bisa terbang ke seluruh dunia,” tutur Capt. Daniel menutup sambutannya.
Dengan semangat Sumpah Pemuda, JPM PRO RACE bukan hanya tentang siapa yang tercepat di lintasan, tapi juga tentang kebersamaan, kesehatan, dan cinta terhadap lingkungan. Trek JPM di Jalur Paradise kini tak hanya menjadi arena balap, tetapi juga simbol sportivitas dan semangat muda yang terus menggelora.
Ajang balap sepeda ini menampilkan persaingan sengit dari berbagai kategori, mulai dari E-Bike, Pra Junior, Junior, Women Open, All Mountain, Men Open, Master A, Master B, Master C, hingga kelas Elite.
E-Bike: Sugiatno Tampil Tak Terkejar
Dalam kategori E-Bike, Sugiatno dari tim Orbea ّIndonesia tampil dominan dan finis tercepat dengan catatan waktu 00:36:52.89, mencatat kecepatan rata-rata 20,00 km/jam.
Ia unggul 8 detik dari Deny Ari Yulianto yang menempati posisi kedua, disusul Itan Rustandi di posisi ketiga. Total terdapat 12 peserta dalam kelas ini dengan lintasan 3 lap sejauh 12 kilometer.
Pra Junior: Fajar Ramadhan Unggul di Generasi Muda
Di kelas Pra Junior, M. Fajar Ramadhan dari tim PPLP Jambi x Bolo1000 menjadi yang tercepat dengan waktu 00:40:42.41. Ia unggul cukup jauh, yakni +2:40.39 dari pesaing terdekatnya Gavra Dasha Arka Fayaz (69 Cycling V – ISSI Kab. Tangerang).
Felil Kifaruian Dhanil dari Bolo1000 Family menutup podium ketiga. Kategori ini menjadi bukti semangat pesepeda muda Indonesia yang mulai menapaki jalur profesional sejak usia belasan tahun.
Junior: Achmad Dhani Sapuh Bersih Kelas Junior
Persaingan ketat juga tersaji di kelas Junior, dengan Achmad Dhani dari tim LCC Bolo1000 keluar sebagai juara setelah mencatat waktu 00:49:06.26. Ia diikuti rekan satu timnya Achmad Abdila hanya berselisih +2.23 detik, disusul Andika Saputra dari Happy Team/ISSI Bogor di posisi ketiga.
Dengan kecepatan rata-rata 19,59 km/jam, Achmad Dhani juga mencatatkan lap tercepat hari pertama di kelas Junior.
Women Open: Elvia Tri Wulandari Jadi Ratu Trek Paradise
Di kategori Women Open, Elvia Tri Wulandari dari tim Bolo1000 LCC membuktikan ketangguhannya di lintasan Paradise. Ia menyentuh garis finis dengan waktu 00:54:29.00 dan kecepatan rata-rata 17,78 km/jam, meninggalkan Dela Anjar Wulan (United Bike/Bolo1000 Family) di posisi kedua dengan selisih +31.41 detik.
Posisi ketiga ditempati Sofi Intan Fajrianti dari tim LCC Bolo1000 Family. Persaingan antar-pesepeda perempuan berlangsung seru dengan semangat yang tak kalah dari para atlet putra.
All Mountain: Muhammad Hafizh Kuasai Jalur Terberat
Menutup hari pertama, kelas All Mountain menampilkan ketahanan dan teknik terbaik para pembalap di jalur berbatu dan curam. Muhammad Hafizh dari ISSI Cilegon X SQUBA.cc berhasil menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 00:25:58.82, dan Deny Ari Yulianto (XDK Squad) di posisi kedua.
Dengan kecepatan rata-rata 19,20 km/jam, Hafizh menjadi pembalap dengan catatan kecepatan tertinggi hari pertamadi kelasnya.
Di hari kedua cuaca yang diawali cerah berubah menjadi hujan deras diselingi petir saat pelaksanaan kelas Master Open dan Elite. Beberapa bagian track terkena genangan air tapi justru malah menambah semangat
Master A:
🥇 Muhammad Fika Alfarisi (GowesPoll BATIK A8 DREEZEL) membukukan waktu tercepat 00:35:47.20 dan kecepatan 20,57 km/jam.
Master B:
🥇 Rino Prayogo (NgapakBae Purwokerto) menyelesaikan 12 km dalam 00:40:33.23.
Master C:
🥇 Agung Utara (TGP Racing) keluar sebagai juara dengan catatan waktu 00:41:01.88.
Men Open:
🥇 Maulana Sidik (TGP Racing Team) memimpin dengan waktu 00:39:39.3209.
Men Elite:
🥇 Zaenal Fanani (Thrill Factory Racing x BOLO1000 Family) menunjukkan kelasnya dengan waktu 00:37:34.96, unggul atas Feri Yudoyono dan Ihza Muhammad
Event ini terselenggara berkat dukungan:
Paradise Serpong City
Lion Group
Pertamina Patra Niaga
Unico Tractors Indonesia
Bangun Desa Logistindo
Mulky Bike
Polygon
Jason Leo
Budi Bike
FitHub
Tango Brownies Crispy
Casa Plants
Crystalin
Dinas Kesehatan Tangerang Selatan
Anavy Bakery
Media Partner
Gowesku.com.
Tinggalkan Balasan